Thailand Dilanda Kekacauan Pasca-Sang Raja Tandatangani UU Baru

Sisa kerusakan di Provinsi Pattani, Thailand pasca kerusuhan. (Foto: Reuters)

Sisa kerusakan di Provinsi Pattani, Thailand pasca kerusuhan. (Foto: Reuters)

Sketsanews.com, Bangkok – Raja Thailand Maha Vajiralongkorn baru saja menandatangani pengesahan undang-undang (UU) baru. UU tersebut menyebutkan akan mengurangi kewenangan anggota parlemen dan menambah perang militer dalam pemerintahan bahkan setelah mundurnya junta di Negeri Gajah Putih itu.

Namun, beberapa jam pasca-pengesahan UU tersebut, Thailand dilanda kekacauan. Hampir dua lusin kasus pembakaran dan serangan bom terjadi di wilayah selatan Thailand pada Jumat 7 April 2017.

Dilansir Okezone, Kerusuhan di Thailand diketahui telah terjadi sebanyak 23 kali berturut-turut di tiga provinsi wilayah selatan dan empat distrik di Songkla. Walaupun terjadi di waktu yang berdekatan, pengamat Don Pathan yang berbasis di wilayah selatan mengatakan serangan-serangan tersebut tidak berkaitan dengan penandatanganan UU baru Thailand.

Puluhan insiden tersebut diduga merupakan pembalasan atas tewasnya dua militan pemberontak oleh pasukan keamanan Thailand bulan lalu. Untuk diketahui, wilayah selatan Thailand seringkali dilanda kekerasan bersenjata yang melibatkan pemberontak Melayu dengan tentara Thailand. Berbagai insiden tersebut telah menewaskan setidaknya 6.800 jiwa. Para pemberontak menuntut dibentuknya daerah otonomi khusus di daerah selatan.. (Sh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: