Tiga Isme yang Pernah Memimpin Dunia

isme-isme_yang_mengguncang_dunia_sketsanews

Sketsanews.com – Kehidupan berjalan sesuai dengan garisnya. Umat manusia silih berganti menempati dunia ini. Masing-masing membawa identitas dan budaya yang berbeda. Bedasarkan tabi’atnya tiap kaum atau suku akan berusaha mengusai yang lain. Dalam sejarah umat manusia muncul para pemenang yang selanjutnya menjalankan ajarannya atau isme-nya dalam seluruh lini kehidupan dan memaksakan kepada negara jajahannya. Tidak jarang penguasa tirani memaksakan kehendak bahkan sampe menghilangkan nyawa dalam jumlah yang mengejutkan, “hanya sekedar” berusaha mengamankan hegemoninya di dunia.

Istilah isme sendiri berasal dari Yunani – ismos, Latin – ismus, Perancis Kuna – isme, dan Inggris – ism. Akhiran ini menandakan suatu paham atau ajaran atau kepercayaan. Beberapa agama yang bersumber kepada kepercayaan tertentu memiliki sufiks – isme.

Tanpa mengurangi rasa hormat kepada isme-isme yang lain, pada hari ini umat manusia mungkin mengenal 3 isme yang paling menonjol dan pernah atau sedang menguasai dunia :

1.Islam

Sejarah Islam dimulai dengan diutusnya Nabi Muhammad SAW kepada seluruh umat manusia pada tahun 622 M sampai runtuhnya Khilafah Turki Ustmani pada tahun 1924. Selama kurang lebih 13 abad Islam menguasai dunia dengan segala pasangsurutnya. Islam menekankan pada ajaran Nabi Muhammad SAW untuk mengatur seluruh lini kehidupan manusia dari hal yang paling besar misalnya hukum dan tata negara, sampai hal yang sangat kecil misalnya tata cara masuk kamar masndi. Dalam sejarah, Islam memberikan sumbangsih sangat besar dalam kehidupan manusia, bahkan kepada negara barat. Cukuplah pengakuan dari 2 pakar ilmu intelektual barat yang menggambarkan begitu hebatnya sumbangsih Islam kepada dunia.

Oliver Leaman
Oliver Leaman

Oliver Leaman menggambarkan kondisi kehidupan intelektual di sana sebagai berikut:

“….pada masa peradaban agung [wujud] di Andalus, siapapun di Eropa yang ingin mengetahui sesuatu yang ilmiyah ia harus pergi ke Andalus. Di waktu itu banyak sekali problem dalam literatur Latin yang masih belum terselesaikan, dan jika seseorang pergi ke Andalus maka sekembalinya dari sana ia tiba-tiba mampu menyelesaikan masalah-masalah itu. Jadi Islam di Spanyol mempunyai reputasi selama ratusan tahun dan menduduki puncak tertinggi dalam pengetahuan filsafat, sains, tehnik dan matematika. Ia mirip seperti posisi Amerika saat ini, dimana beberapa universitas penting berada”.

Seorang ahli pikir Perancis bernama Dr. Gustave Le Bone jug mengatakan:

“Dalam satu abad atau 3 keturunan, tidak ada bangsa-bangsa manusia dapat mengadakan perubahan yang berarti. Bangsa Perancis memerlukan 30 keturunan atau 1000 tahun baru dapat mengadakan suatu masyarakat yang bercelup Perancis. Hal ini terdapat pada seluruh bangsa dan umat, tak terkecuali selain dari umat Islam, sebab Muhammad El-Rasul sudah dapat mengadakan suatu masyarakat baru dalam tempo satu keturunan (23 tahun) yang tidak dapat ditiru atau diperbuat oleh orang lain”.

Artinya isme yang bernama Islam pernah terbukti memimpin dunia dalam kurun yang sangat lama, yaitu 13 abad.

2.Komunis

Orang yang pertama kali melahirkan ide Komunis adalah Karl Mark yang hidup dari tahun 1818-1883. Tokoh lain yang memiliki pengaruh besar terhadap ajaran komunis adalah Lenin yang ditandai oleh teori Komunis yang ditulis dalam pamflet dengan judul “What To Be Done” pada tahun 1902. Dengan demikian, terkadang komunisme disebut juga ajaran Marxisme atau Leninisme.

Marxisme adalah ajaran yang sangat menjiwai gerakan-gerakan sosialis-komunis dengan filsafat yang materialistis (historis materialisme) dan dialektis materialisme serta perjuangan kelas. Menurut Marx, sejarah manusia adalah sejarah yang berisi peperangan antarkelas. Gerakan kaum buruh merupakan ekspresi dari perang tersebut karena kaum buruh sangat menghendaki penghapusan kelas sosial. Kaum buruh menuntut agar pendapatan ekonomi semua manusia rata. Kaum kapitalis ingin meningkatkan keuntungan dengan menekan biaya produksi, sedangkan kaum proletar ingin meningkatkan pendapatannya.

Sejarah membuktikan bahwa ajaran komunis yang dimotori oleh Uni Soviet pernah berjaya dan diikuti oleh banyak negara. Kejayaan ajaran Komunis dalam sistem pemerintahan runtuh bersama runtuhnya Presiden Gorbachev pada 25 Desember 1991. Dengan kata lain, komunis pernah menjadi sebuah hegemoni sejarah manusia sejak awal tahun 1900-an sampai 1990an atau sekitar 1 abad. Walaupun hari ini tercatat ada beberapa negara yang masih eksis melaksanakan komunis di negaranya, diantaranya adalah RRC, Korea Utara, Kuba, Loas, dan Vietnam.

3.Demokrasi

Sejarah demokrasi kuno sudah ada sejak jaman Yunani pada abad 6 SM. Berkembang dan berubah sesuai dengan segala dinamikanya menyisakan sejarah yang sangat panjang. Inti dari demokrasi adalah menempatkan semua orang dalam kedudukan yang sama dalam bidang politik tanpa menghilangkan kesenjangan dalam bidang ekonomi. Sebuah slogan demokrasi yang dicetuskan oleh Abraham Lincoln, presiden Amerika 1861-1865, adalah pemerintahan dari, oleh dan untuk rakyat. Prakteknya dalam dunia politik setiap orang memiliki suara yang sama untuk menentukan pilihannya tanpa melihat tingkat pendidikan, tingkat ekonomi dan tingkat keahlian.

Praktek inilah menjadikan Plato merasa prihatin jika demokrasi lebih mengutamakan mayoritas yang tidak berpendidikan atau miskin yang kemudian bisa membenci kaum kaya, atau pemerintahan diatur oleh mereka yang tidak bijaksana.

Agak sulit memang menentukan demokrasi yang mengalami perubahan-perubahan sesuai dengan perkembangan jamannya. Mungkin titik tolak yang bisa diterima sejarah  demokrasi yang berjalan sekarang adalah dimulianya Revolusi Amerika pada tahun 1776.

Di seluruh dunia, revolusi mulai bermunculan melawan monarkhi, dan pemerintahan demokratis mulai menjamur. Sebelum abad ke 19 berakhir, hampir semua morarkhi Eropa barat telah mengadopsi suatu konstitusi yang membatasi kekuasaan keluarga kerajaan dan memberikan sebagian kekuasaan kepada rakyat. Demokrasi menjadi semakin populer. Sampai tahun 1950 hampir setiap negara yang independen memiliki pemerintahan yang memiliki beberapa prinsip dan cita-cita demokrasi. Bangsa yang dijadikan model dari prinsip-prinsip tersebut adalah Amerika Serikat.

Boleh dikatakan, sejak abad 18 sampai abad 21, sampai hari ini, demokrasi dengan segala dinamikanya menguasai dunia dijaga oleh negara super power, Amerika.

Sekali lagi, tanpa mengurangi rasa hormat terhadap isme yang lain, 3 isme di atas bisa menjadi bahan renungan bagi masyarakat. Pertanyaan yang menggelayuti adalah berapa lama lagi umur demokrasi akan bertahan? Bila demokrasi disamakan dengan makhuk hidup, bukankah tiap yang bernyawa akan mati juga? Ibarat makhluk hidup, bukankah tanda kematian hampir selalu sama?

Kita tunggu saja.

(Dep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: