Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hidup Sehat, News Tiga Lokasi Sumber Limbah Merkuri di Sukabumi

Tiga Lokasi Sumber Limbah Merkuri di Sukabumi

Kolam ini tercemar limbah merkuri. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)

Sketsanews.com, Kabupaten Sukabumi – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat memeriksa sejumlah lokasi yang diduga menjadi sumber pencemaran limbah merkuri di Sukabumi, Jawa Barat. Selain di Kecamatan Cisolok, DLH bersama Subdit IV Direskrimsus Polda Jabar juga mengecek di Kecamatan Simpenan.

Ada tiga lokasi yang disasar tim gabungan di Kecamatan Simpenan. Lokasi itu merupakan pengolahan emas oleh masyarakat, menurut keterangan Anna Oktavia, Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup DLH Propinsi Jabar, pengolahan yang di cek sudah lama tidak beroperasi.

Pada Selasa (6/2), Anna menjelaskan endapan limbah dibiarkan kembali meresap ke tanah karena kondisi penampungan limbah memang tidak layak dan abai terhadap lingkungan.

“Ada kolam penampungan, cek PH airnya dan nilainya lima, airnya asam masih ada sisa-sisa tumpukan sludge (lumpur) dan itu terkontaminasi. Penampungan itu tidak kedap air dan terserap kembali ke tanah sementara di sekitar tempat itu ada sumur yang airnya diminum oleh warga,” kata Anna kepada detikcom.

Dampak dari merkuri, sambung Anna, tidak terasa langsung. Namun efeknya akan terasa pada jangka panjang atau terakumulasi.

“Itu mengandung logam berat, efeknya berbahaya bagi tubuh. Meskipun tidak terasa langsung namun secara bertahap dan jangka panjang baru akan terasa bisa 5 tahun 10 tahun bahkan 15 tahun,” lanjutnya.

Hari ini DLH Jabar mengarah ke Sungai Cibareno, Kecamatan Cisolok. Pengambilan air akan dilakukan DLH, hasil pemeriksaan laboratorium akan diketahui selama 14 hari kerja.

(Ro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: