Sketsa News
Home Berita Terkini, kriminal, News, Peristiwa Tiga Pelajar Depok Dibacok Saat Puasa

Tiga Pelajar Depok Dibacok Saat Puasa

Polisi amankan pelaku tawuran. Foto: istimewa /Viva.co.id

Sketsanews.com, Jakarta – Aksi perkelahian antarpelajar kembali pecah di Depok, Jawa Barat. Kali ini, tiga siswa yang jadi korbannya, Rabu, 23 Mei 2018. Akibat luka bacok serius, para korban pun terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Data yang berhasil dihimpun VIVA menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi di dua lokasi berbeda yakni di kawasan Parung Bingung dan di Lembah Gurame, Kecamatan Pancoran Mas, Depok. Salah satu korban, Julian Muhammad (17), mengalami luka di bagian lengan dan bahu kanan akibat sabetan celurit oleh seseorang yang tidak dikenalinya saat akan pulang sekolah.

“Saya enggak kenal sama pelakunya. Dia nyabet saya pakai celurit. Tadi saya sempat dibawa ke RS Asifa tapi hanya untuk memberhentikan darah yang mengucur. Lalu dibawa ke sini,” katanya saat ditemui di Rumah Sakit Bakti Yudha, Jalan Raya Sawangan, Depok.

Dia mengungkapkan, kejadian bermula ketika ia dan rekannya berboncengan naik motor melintas di Jalan Parung Bingung, Depok sekira pukul 14:00 WIB. Saat itu, ia berhenti untuk mengangkat telepon. Dan di saat itulah, datang beberapa pelajar lain yang langsung menyerangnya.

“Pas ngecek handphone ada motor nyamperin. Tiba-tiba satu orang turun lalu mengeluarkan celurit mau ngebacok teman saya yang di belakang (dibonceng), tapi malah kena saya,” keluhnya.

Setelah itu pelaku kabur entah kemana. “Saya enggak kenal tapi saya tahu seragam sekolahnya.”

Julian hingga kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhakti Yudha, rencananya pria kelas dua SMK tersebut akan dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta.

Sementara itu, korban lainnya adalah Ahmad Arda Bili (14) dan rekannya Rendiawan Mahendra juga menjadi korban pembacokan di wilayah Lembah Gurame, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

Remaja yang akrab disapa Bili ini menuturkan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB saat dia bersama lima orang rekannya berboncengan motor pulang sekolah.

“Jadi tadi tiga motor, jalan pulang sekolah tiba-tiba dihampiri satu motor tiga orang, langsung nyerang pakai celurit,” tuturnya.

Bili mengatakan dua orang yang membawa senjata tajam itu turun dari motor dan langsung membacoknya dan teman-temannya.

“Yang lainnya selamat, saya sama temen yang kena bacok. Kalau temen di bagian belakang paha, saya kena di lengan” kata siswa SMP kelas 8 ini.

Hingga berita ini diturunkan, para korban masih menjalani perawatan medis di RS Bhakti Yudha Depok. Sementara, kasusnya kini dalam penyelidikan polisi.

“Iya kami sudah dapat laporannya, saat ini kasusnya sedang kami kembangkan,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok, Komisaris Bintoro.

(bin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: