TNI AU Turunkan Paksa Pesawat Asing di Kawasan Lanud Abdulrachman Saleh

Simulasi pengamanan

Simulasi pengamanan Crew Pesawat asing di Lanud Abdulrachman Saleh Malang dalam rangkaian kegiatan Latihan Garuda Perkasa 2019, Rabu, 13/3/2019. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Sketsanews.com, Malang – Pesawat Tempur jenis Super Tucano milik Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh terpaksa mengambil tindak tegas dengan menurunkan paksa Pesawat Asing, Rabu, (13/3).

Hal ini dilakukan setelah mendapatkan informasi dari Satuan Radar (Satrad) 221 di Pantai Ngliyep, Kabupaten Malang terkait adanya pesawat asing yang memasuki Zona Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh tanpa izin.

Selanjutnya, Pesawat tempur Super Tucano yang bermarkas di Skadron Udara 21 Wing 2 Pangkalan Udara TNI AU Abdulrachman Saleh segera melakukan pengejaran meski tanpa menunggu flight clearance dari Mabes TNI maupun pemerintah RI.

Tak hanya itu, pesawat Super Tucano juga langsung mem-Force Down (Mendarat Paksa) pesawat tersebut di landasan pacu Lanud Abdulrachman Saleh. Setibanya di Pangkalan Udara, pesawat disambut dengan kesiapsiagaan tinggi oleh pasukan Pertahanan Pangkalan dengan bersenjata lengkap.

Seusai mendarat, pesawat asing itu diarahkan ke tempat steril yakni di Titik Muat untuk selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap crew dan menginterogasinya di kantor Ka Intel Lanud Abdulrachman Saleh.

Baca juga: Massa Serang Pangkalan Udara TNI Abdulrachman Saleh

Danlanud Abdulrachman Saleh Buka Latihan Garuda Perkasa 2019

Selama proses interogasi itu crew pesawat asing dilakukan penjagaan ekstra ketat guna memperoleh keterangan yang lengkap.

Komandan latihan Garuda 2019, Letkol Pnb Taufik Nur Cahyanto, menjelaskan, bahwa kegiatan pendaratan paksa oleh pesawat tempur jenis Super Tucano dari Skadron Udara 21 Wing 2 Lanud Abdulrachman Saleh itu merupakan simulasi.

“Jadi pendaratan paksa yang baru saja kita lakukan itu merupakan bagian rangkaian skenario kegiatan Latihan Garuda Perkasa 2019 Lanud Abdulrachman Saleh,” kata Letkol Pnb Taufik Nur Cahyanto.

Ia menambahkan, penurunan paksa itu juga dalam rangka menyiapkan anggota operasi udara maupun dukungan operasi udara. (Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: