TNI Gandeng Kepolisian Kota Malang Siap Brantas Serangan Orang Gila

Dandim 0833/Kota Malang Letkol Inf Nurul Yakin (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Sketsanews.com, Malang – Beberapa pekan terakhir telah terjadi fenomona penyerangan tempat-tempat ibadah dan tokoh agama yang dilakukan oleh orang gila. Meski kasus ini belum terjadi di Kota Malang, namun dengan adanya fenomena orang gila tersebut sudah meresahkan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Komandan Kodim 0833/Kota Malang Letkol Inf Nurul Yakin menegaskan, bahwa pihaknya melalui aparat kewilayahan yaitu Babinsa bersama-sama dengan Bhabinkamtibmas, serta masyarakat akan selalu siap menjaga keamanan.

“Kami TNI Polri melalui aparat kewilayahan yaitu Babinsa bersama-sama dgn Bhabinkamtibmas dan masyarakat siap utk besinergi menjaga keamanan wilayah masing-masing” kata Dandim 0833/Kota Malang Letkol Inf Nurul Yakin, saat dihubungi Sketsanews melalui layanan pesan berbasis android (WhatsApp), Rabu(21/2).

Selain itu, Dandim juga menghimbau kepada masyarakat untuk menghormati proses hukum.

“Kita serahkan pengusutannya kepada pihak kepolisian, dan kami juga menghimbau kepada masyarakat agar menghormati proses hukum”, kata Nurul Yakin.

Perlu diketahui, bahwa beberapa pekan terakhir sudah terjadi penyerangan terhadap tempat-tempat ibadah dan tokoh agama. Kejadian pertama menimpa pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka, Kabupaten Bandung, KH Umar Basri (Mama Santiong) yang diserang setelah salat subuh pada 27 Januari 2018 lalu.

Beberapa hari kemudian, Komando Brigade PP Persis Ustaz Prawoto dianiaya pada awal Februari lalu di Bandung hingga meninggal.

Sedangkan di Biksu Mulyanto Nurhalim asal Desa Babat, Tangerang, menghadapi persekusi warga. Pada Sabtu (10/2/2018), Nurhalim dipaksa menandatangani surat perjanjian supaya tidak menggelar kegiatan peribadatan di desanya.

Kemudian penyerangan di Gereja St Lidwina, Gamping, Sleman, Yogyakarta. Pelaku bernama Suliyono asal Banyuwangi.

Kemudian sekelompok orang yang mengamuk dan menyerang masjid di Tuban pada (13/2/2018).

Di Lamongan, Pria diduga orang gila melakukan penyerangan terhadap Ponpes Muhammadiyah Karangasem, Kecamatan Paciran.

Terakhir, Rabu (22/2/2018) rumah Ketua MUI Kota Madiun, KH Dr Muhammad Sutoyo didatangi pria tak dikenal, diduga mengalami gangguan kejiwaan atau gila.
(Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: