Unik, Pria Lamar Sang Kekasih dengan Mengubah Alur Cerita Film

Sketsanews.com – Jakarta – Seorang pria berhasil membuat prosesi lamaran yang unik dan mengejutkan. Video yang diunggah akun Twitter @Bin4hunnid pada Jumat 10 Januari 2020 langsung viral dan direspons lebih dari 200 ribu pengguna Twitter di seluruh dunia.

Pada video tersebut terlihat sepasang kekasih yang menonton salah satu film Disney, Sleeping Beauty di bioskop. Pria tersebut yang diketahui bernama Lee Loechler sempat melirik ke kamera dan menaikan alis, menandakan ini adalah bagian dari skenarionya. Kekasihnya, Sthuthi David sempat mengerutkan dahi dan merasa ada yang janggal.

Pada akhir film, sang pangeran mencium sang putri dan membukakan sekotak cincin, adegan yang sama sekali berbeda dalam versi asli film itu. Di sini Sthuthi semakin merasa aneh dan kejanggalan itu terjawab ketika pangeran melempar kotak cincin yang dipegangnya dan Lee berdiri menangkap cincin itu.

Tangkapan tersebut diiringi tawa dan tepuk tangan dari bangku di belakang mereka, Lee berlutut di hadapan Sthuthi sambil membuka kotak cincin itu, sementara sang putri dan pangeran dalam layar memandang ke arah mereka.

“Tidak setiap hari Anda bisa melamar kekasih SMA Anda, jadi aku hanya ini mengambil waktuku,” ujar Lee. Sthuthi menengok ke belakang dan ia baru menyadari ruangan bioskop ini penuh dengan keluarga dan teman-temannya.

Sthuthi terlihat sangat bahagia dan kehabisan kata-kata, ia sekali-kali ia menutup mulut dan wajahnya yang memerah. “Aku tak tahu harus berkata apa,” ucap Sthuthi. Lee juga mengungkapkan ia mencintai Sthuthi. “Aku mencintaimu dengan seluruh hatiku, termasuk ventrikel, atrium dan katup di dalamnya,” ujar Lee. “Ia seorang kardiologi,” sambungnya, kemudian disambung tawa di belakang mereka.

Menghabiskan 6 Bulan untuk Edit Film

Kejutan lemaran ini ternyata memakan waktu yang tak sebentar, dilandir dari CNN, Lee yang berprofesi sebagai pembuat film ini sudah menyiapkan film tersebut pada April 2019.

Lee bekerja dengan ilustrator Australia menghabiskan waktu enam bulan untuk menyelesaikannya film favorit Sthushi yang merupakan seorang residen medis di Universitas Virginia, sampai akhirnya waktu yang tepat untuk pemutaran film dan proses lamaran tersebut.

Film tersebut diputar pada Senin, 30 Desember di Coolidge Corner Theatre, kota kelahiran Lee dan Sthushi di Brookline, Massachusetts. (Adhita Diansyavira)

 

Sumber : Liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: