Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Olahraga Usaha Roma Buat Kebangkitan Bersejarah Saat Menjamu Liverpool

Usaha Roma Buat Kebangkitan Bersejarah Saat Menjamu Liverpool

Edin Dzeko usai mencetak salah satu gol tandang Roma di markas Liverpool (Foto: Phil Noble/Reuters)

Sketsanews.com, Roma – AS Roma akan menjamu Liverpool dalam usaha bangkit dari ketinggalan. Bukan kebangkitan biasa karena hal serupa belum pernah terjadi sebelumnya.

Roma kalah 2-5 ketika dijamu The Reds di Anfield pada partai leg pertama semifinal Liga Champions pekan lalu. Di Olimpico, Kamis (3/5/2018) dini hari WIB, Giallorossi akan berusaha membalikkan keadaan.

Menurut Omnisport yang merangkum catatan Opta, belum pernah ada satu tim pun dalam sejarah ajang itu yang mampu bangkit setelah kalah 2-5 di laga tandang pada leg pertama.

Pun demikian, patut diingat bahwa di fase sebelumnya Roma mampu menang 3-0 saat menjamu Barcelona untuk bangkit dari ketinggalan agregat dan meraih tiket lolos. Kebangkitan serupa, walaupun kalah dramatis, dilakukan Roma di 16 besar atas Shakhtar, seperti yang dikutip dari detikcom.

Berikut catatan Opta terkait laga Roma vs Liverpool:

– Liverpool belum kalah dari Roma di Piala/Liga Champions dalam empat pertemuan (2 menang, 2 seri), dengan salah satu hasi seri itu terjadi pada final 1984 (1-1), sebelum Liverpool menang adu penalti 4-2.

– Ini merupakan penampilan ke-10 Liverpool di semifinal Piala/Liga Champions. Mereka sudah lolos ke final dalam tujuh dari sembilan kesempatan sebelumnya, kalah dari Inter 1964/1965 dan dari Chelsea 2007/2008.

– Roma merupakan satu-satunya tim yang belum kebobolan satu gol kandang pun di Liga Champions musim ini (lima pertandingan). Mereka juga memenangi empat pertandingan terakhirnya di Olimpico (termasuk dua dengan keunggulan telak tiga gol), tapi belum pernah bisa menang lima kali secara berturut-turut.

– Liverpool sudah mencetak 38 gol di Liga Champions musim ini, paling banyak dari sebuah tim Inggris di satu musim Liga Champions. Bahkan sejak format baru dipakai pada 2003/2004, cuma Real Madrid (41 gol, 2013/2014) yang punya lebih banyak gol.

– Liverpool adalah tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang tiga pemainnya mencetak minimal tiga gol dalam semusim (Mohaemed Salah 10, Roberto Firmino 10, Sadio Mane 8).

– Salah mencetak gol di dalam setiap lima penampilannya sebagai starter buat Liverpool di Liga Champions, sesuatu yang sebelumnya cuma pernah dilakukan Steven Gerrard di klub tersebut (antara Oktober 2007-Februari 2008).

– Roberto Firmino merupakan salah satu pemain tercepat yang mencapai kisaran 10 gol Liga Champions, setelah melakukannya dalam 11 laga saja (seperti Adriano). Juga cuma Cristiano Ronaldo (18) yang terlibat dalam lebih banyak gol di ajang itu musim ini.

– James Milner sudah membuat delapan assist di (babak utama) Liga Champions musim ini.

– Edin Dzeko mencetak gol dalam masing-masing empat laga terakhirnya di Liga Champions, rentetan terpanjang dari seorang pemain Roma di ajang tersebut.

– Kiper Roma Alisson sudah menyelamatkan seluruh 20 tembakan tepat sasaran yang dilepaskan lawan di Olimpico pada Liga Champions musim ini.

(Eni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: