Ustadz Abdul Somad Guyon soal Udang dan Ramai Berita Perceraiannya

Sketsanews.com –  TANJUNG SELOR – Kurang lebih 1 jam 30 menit Ustadz Abdul Somad berceramah di hadapan ribuan pasang mata masyarakat Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kaltara, Rabu (4/12/2019).

Ustadz Abdul Somad atau biasa disebut UAS berceramah di masjid agung Istiqomah. UAS tampak mengenakan baju koko putih lengan panjang, dipadu celana panjang hitam. Sebagai pelengkap penampilan ustadz bergelar akademik Lc.,MA, ia memakai kopiah hitam di kepalanya.

Kedatangan UAS di Tanjung Selor menjadi magnet umat Islam di Tanjung Selor dan sekitarnya. Ribuan masyarakat berbondong-bondong ke masjid terbesar di ibukota provinsi Kaltara.

1. Singgung Udang Khas Kaltara

Kedatangan UAS ke Tanjung Selor sebetulnya sudah direncanakan sejak lama. Kala bertausiyah di Tarakan beberapa waktu lalu, ia berjanji untuk menginjakkan kaki di Tanjung Selor.

Ustadz Abdul Somad atau UAS berceramah di masjid agung Istiqomah Tanjung Selor, Rabu (4/12/2019) malam.
Ustadz Abdul Somad atau UAS berceramah di masjid agung Istiqomah Tanjung Selor, Rabu (4/12/2019) malam.

 

Lantas janjinya itu berhasil dipenuhi. UAS merasa senang berada di tengah-tengah masyarakat Tanjung Selor.

Dalam ceramahnya, UAS beberapa kali mengeluarkan candaan khasnya. Salah satunya candaan soal udang khas Kaltara.

“Kata Pak Bupati jangan takut makan udangm Udang di sini enak, tidak mengandung kolesterol. Tapinmengandung anaknya sendiri,” celetuk UAS yang langsung disambut tawa ribuan jamaah yang hadir.

Bupati Bulungan Sudjati tampak terkekeh-kekeh di samping Asisten II Setprov Kaltara Syaiful Herman, Kapolres Bulungan AKBP Yudhistira Midyahwan, dan Wakil Komite II DPD RI asal Kaltara, Hasan Basri.

2. Berkunjung ke Makam Keturunan Rasulullah

Mengetahui informasi adanya makam penyebar Islam di Bulungan sekitar 200 tahun yang lalu, UAS langsung bergegas ke makam yang berlokasi di tepi Sungai Kayan itu. Lebih tepatnya di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah.

Makam yang dimaksud ialah makam Sayyid Ahmad al-Maghribi. Beliau wafat tahun 1832. Di akun Instagramnya, @ustadzabdulsomad_official ia menuliskan sederet fakta dan sosok di makam tersebut.

“Sayyid Ahmad al-Maghribi (wafat 1832). 20 menit dari Tanjung Selor, di tepi sungai di atas bukit batu, diberi kesempatan ziarah ke makam Sayyid Ahmad al-Maghribi. Dari Sayyid menunjukkan beliau keturunan Sayyidina al-Hasan. Al-Maghribi berarti orang Maghribi sekarang Maroko. Memang keturunan Sayyidina al-Hasan banyak di Maroko.
Betapa semangat jihad mereka menyebarkan Islam.
Ziarah ke makam para ulama menyadarkan diri bahwa sesungguhnya kita belum berbuat apa-apa dibandingkan dengan mereka,” @ustadzabdulsomad_official .

3. Antusias Masyarakat dan Kerja Keras Aparat

Suasana jalan Kolonel Soetadji tampak begitu ramai dipenuhi kendaraan roda empat dan roda dua yang terparkir. Petugas Ditlantas Polda Kaltara dan Satlantas Polres Bulungan serta Dinas Perhubungan tampak bekerja keras mengatur arus kendaraan demi menghindari terjadinya kemacetan penumpukan parkir.

Dengan kerja keras petugas-petugas tersebut, parkir kendaraan roda empat dan roda dua lumayan teratur.

Masyarakat tampak berusaha mengabadikan kedatangan UAS di Masjid Agung Istiqomah.
Masyarakat tampak berusaha mengabadikan kedatangan UAS di Masjid Agung Istiqomah.

 

Padatnya kendaraan yang parkir tanda antusiasnya umat Muslim Tanjung Selor dan sekitarnya mendengarkan ceramah UAS secara langsung dan berjarak dekat.

Parkiran kendaraan tampak sesak hingga ke ruas jalan Gapensi dan Jalan Semangka.

“Saya rasanya sudah lama kenal dengan saudara-saudaraku di Tanjung Selor. Padahal saya baru pertama kali ke sini,” ujarnya.

4. Berita Perceraian UAS

Walau mulai ramai pemberitaan di media nasional, Rabu (4/12/2019) soal perceraian UAS terhadap istrinya, tak ada yang berubah dari gestur dan pembawaan UAS saat berceramah di hadapan ribuan jamaah di masjid Agung Tanjung Selor.

Ia tetap pada gaya khas berceramah yang lugas, yang kerap diselipkan celetuk humor khas dirinya. (pra/kbsc)

Sumber :kaltarabisnis.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: