Sketsa News
 
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Wanita Asal Semarang Selamat dari Hukuman Mati di Malaysia

Wanita Asal Semarang Selamat dari Hukuman Mati di Malaysia

Mahkamah Tinggi Pulau Pinang (Penang Supreme Court Building)

Sketsanews.com, Malaysia – Warga Negara Indonesia (WNI) asal Semarang, Patimah Binti Mojdarel, 39, terbebas dari hukuman mati di Malaysia.

Hakim tunggal Mahkamah Tinggi Pulau Pinang, Datok Ahmad Shahrir Bin Mohd Salleh, dalam sidang di Mahkamah Tinggi Pulau Pinang, Malaysia, Kamis (12/7/2018), menjatuhkan vonis hukuman tujuh tahun penjara terhitung tanggal penangkapan Patimah pada 4 April 2015.

Sebagaimana dilansir Solopos, Jaksa Penuntut Umum Selvaranjin AP Selvaraja awalnya mendakwa dengan pasal 302 KUHP atau kanun keseksaan dengan hukuman mati. Pengacara terdakwa mengajukan permohonan minta mengubah dakwaan dari pasal 302 ke Pasal 304 B sebanyak tiga kali.

Terdakwa kemudian mendapat dakwaan alternatif pasal 304 B KUHP dengan hukuman penjara hingga 10 tahun atau dikenakan denda atau kedua-duanya.

Sebelum ini, mahkamah telah bersidang dengan 13 saksi untuk memberikan keterangan.

Pada 4 Januari 2015 pada pukul 07.30 pagi terdakwa di depan Kondominium Lot 848 Mukim 5 Jalan Berjaya Indah Bukit Mertajam telah menghentikan sepeda motor korban Raju dan rekannya Mahabur Rahman yang menuju tempat kerja.

Terdakwa mengadang sepeda motor tersebut kemudian menyiram bensin kepada korban dan rekannya serta sepeda motor yang mereka naiki.

Setelah itu api kemudian membakar korban dan sepeda motornya. Raju mengalami cedera parah pada badannya.

Setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Bukit Mertajam dia kemudian meninggal dunia pada 8 Februari 2015. Kasus tersebut kemudian ditangani oleh ASP Azman dari Kepolisian Seberang Perai Tengah Pulau Pinang. (Wis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: