Warga Aljazair Turun ke Jalan Tuntut Presidennya Mundur

Ribuan warga Aljazair turun ke jalan menentang rencana Presiden Bouteflika, Jumat (1/3/2019). Mahasiswa dan warga menolak rencana Bouteflika maju kembali sebagai presiden. (Foto: AFP)

Ribuan warga Aljazair turun ke jalan menentang rencana Presiden Bouteflika, Jumat (1/3/2019). Mahasiswa dan warga menolak rencana Bouteflika maju kembali sebagai presiden. (Foto: AFP)

Sketsanews.com, Aljier – Puluhan ribu warga Aljazair berpawai menuntut Presiden Abdelaziz Bouteflika untuk mundur pada Minggu (3/3). Demontrasi berlangsung di sejumlah kota bertepatan dengan hari Bouteflika akan mendeklarasikan upayanya berkuasa lagi untuk masa jabatan kelima pada pemilihan April tahun ini.

Jumlah pengunjuk rasa hampir menyamai demontrasi hari Jumat, dimana saat itu pemrotes memenuhi pusat kota Aljier. Demontrasi itu adalah yang terbesar sejak pergolakan di Arab (Arab Spring) tahun 2011.

Bouteflika (82 tahun) akan menyerahkan dokumen pencalonan resminya di Dewan Konstitusi di Aljier pada hari Minggu, yang merupakan tenggat bagi para calon untuk menyerahkan dokumen, meski kondisi kesehatannya sudah tak stabil selama bertahun-tahun. Ia tak harus melakukannya sendiri, demikian kantor berita negara APS melaporkan, dikutip dari Republika.

Para penentang Bouteflika mengatakan ia tak lagi layak untuk memimpin. Mereka melihat kesehatannya yang buruk dan apa yang mereka katakan korupsi kronis dan ketiadaan pembaruan ekonomi untuk mengatasi pengangguran tinggi, yang melampauI 25 persen di antara orang-orang yang berusia 30 tahun.

Para pengamat mengatakan para pengunjuk rasa, yang mulai turun ke jalan-jalan 10 hari lalu, tak terorganisasi dan tak terpimpin dalam menjalankan aksi mereka di negara yang masih didominasi kalangan veteran perang kemerdekaan tahun 1954-1962 melawan Prancis. Bouteflika termasuk salah seorang veteran.

Tetapi, oposisi yang terpecah dan kelompok-kelompok madani telah menyeru para pemrotes untuk terus berdemonstrasi jika Bouteflika, yang sudang berkuasa selama 20 tahun, benar-benar ingin mencalonkan diri lagi. (Ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: