Warung Makan Milik Terduga Teroris Sepi

Sketsanews.com, Sleman – Terduga teroris Ismail, 50, yang ditangkap di sebuah rumah di Jalan Perumnas, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta, Rabu, 18 Juli 2018, memiliki usaha warung makan. Salah satunya berada di dekat Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Warung makan yang dimiliki Ismail itu berada di Jalan Selokan Mataram Nomor 11B, RT 12 RW 50 Pogung Dalangan, Sinduadi, Mlati, Sleman.

Seperti dikutip MetroTVnews, ketua RT 12, Sulistiono, 54, mengatakan tak tahu pasti siapa pemilik bangunan usaha warung makan itu. Ia hanya mengetahui seorang pemilik bernama Bu Tutik.

“Ini sebenarnya tanah kas desa, tapi disewakan pihak kelurahan,” ujar Sulistiono di dekat warung makan itu, Rabu, 18 Juli 2018 malam.

Seingat Sulistiono, warung makan itu buka sejak 2016. Tak berselang lama, warung makan direnovasi. Renovasi bangunan selesai akhir 2017.

“Sejak selesai renovasi (bangunan), warung makan belum pernah buka lagi. Tapi pemilik sering datang-pergi,” ujarnya.

Menurut dia, ada sejumlah kegiatan selama bangunan selesai direnovasi. Ia menduga ada kegiatan tersembunyi yang dilakukan di bangunan dua lantai itu.

“Justru tersembunyi itu. Nah itulah, warga juga tanya-tanya, kenapa kok warungnya gak buka-buka juga. Mungkin ada tetangga yang cukup tahu,” ujarnya.

Sulistiono mengaku belum pernah sekalipun bertemu pemilik warung makan itu. Ia hanya mengetahui sejumlah karyawan saat menarik iuran bagi pemilik usaha di wilayahnya. Iuran itu untuk pembangunan kampung setempat.

Ia menambahkan pemilik warung makan belum pernah sekalipun melaporkan identitas ke pengurus RT.

“Dengan kejadian ini, setiap yang tinggal atau kos akan saya mintai identitas. Ada sekitar 200-an indekos di sini,” ujarnya.

(bin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: