Waspada, Inilah Ciri-ciri Orang yang Terkena Penyakit Autoimun

Sketsanews.com – Autoimun adalah salah satu penyakit yang cukup mematikan. Penyakit autoimun ini menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Apabila Anda terkena penyakit autoimun maka Anda akan mudah sakit-sakitan bahkan sampai dengan meninggal dunia.

Ada banyak faktor yang menyebabkan orang bisa terkena penyakit autoimun ini. Baik itu dari segi lingkungan yang kotor dan juga faktor keturunan. Apalagi sekarang ini heboh dengan beritanya Ashanty yang terkena penyakit autoimun ini hingga dirinya dirawat secara intensif.

Agar kita semua bisa mendeteksi sejak dini agar nantinya penyakit autoimun ini tidak fatal pada tubuh kita, ada baiknya kita ketahui ciri-ciri orang yang terkena penyakit autoimun ini. Berikut ulasannya!

Ciri-Ciri Orang Terkena Penyakit Autoimun

  • Badan terasa pegal atau nyeri disekujur tubuh, dan rasanya itu seperti di tusuk-tusuk
  • Terasa nyeri pada bagian sendi baik itu pada bagian punggung, pergelangan tangan dan juga kaki
  • Fatigue, atau mengalami lelah yang sangat berlebihan dari biasanya serta secara berangsur-angsur, walaupun tidak banyak melakukan aktivitas yang berat tetap saja badan akan terasa lelah luar biasa
  • Muncul demam ringan, walaupun di ukur dengan termometer panasnya masih tergolong normal namun tetap saja ini bisa menjadi gejala awalnya
  • Rambut mudah rontok bahkan banyak sekali rambut yang rontok secara tiba-tiba
  • Sering terkena penyakit sariawan
  • Brain fog atau Otak susah untuk mikir dan tidak bisa fokus bahkan ingatan bisa hilang dengan cepat walaupun saat itu dalam posisi sedang membaca buku atau menulis

Penyebab terjadinya penyakit Autoimun

Sebenarnya terdapat beberapa faktor yang menjadikan seseorang terkena penyakit autoinum. Sampai sekarang dokterpun belum mengetahui penyebab pastinya kenapa seseorang bisa terkena autoimun. Namun dalam hal ini saya akan membagikan beberapa rangkuman penyebab orang bisa terkena autoimun yaitu:

1. Faktor genetik

Karena autoimun ini menyerang sel sehat pada tubuh maka kekebalan tubuh manusia akan menurut dengan drastis. Nah ternyata hal ini bisa disebabkan faktor keturuan atau faktor genetik. Kalau orang tuanya menderita penyakit autoimun atau kekebalan tubuhnya menurun dan meninggal dunia maka hal ini bisa menurun pada keturuannya atau anak-anaknya.

2. Faktor Lingkungan

Lingkungan adalah tempat kita tinggal tempat kita bersosial dan juga tempat kita dalam mencari nafkah. Nah, untuk itu sebaiknya agar kita bisa terhindar dari penyakit autoimun ini maka perhatikan dan jaga lingkungan kalian dengan baik dan bersih. Agar tubuh kita semua ini bisa tetap sehat dan terhibdar dari penyakit-penyakit yang berbahaya.

3. Faktor Hormon

Ternyata penurunan hormon juga dapat menjadi gejala timbulnya penyakit autoimun. Biasanya penyakit autoimun ini bisa menyerang pada ibu-ibu yang berusia lanjut yang tidak produktif lagi atau menopause. Dan selain itu juga bisa terjadi setelah seorang ibu selesai melahirkan. Namun hal ini masih tergolong mitos, jadi saya sarnkan Ibu-bu tetap jaga kebersihan lingkungannya dan perhatikan kesehatannya.

4. Faktor Infeksi

Bisa saja infeksi yang terjadi pada bagian tubuh baik itu infeksi karena gigitan binatang atau terkena suatu benda yang bertagar dan munculah infeksi pada organ tubuh manusia, dan hal ini juga dapat memicu timbulnya penyakit autoimun.

Penutup

Cara mengobati penyakit autoimun itu ya Anda harus rutin-ruitn memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter, kalau perlu dokter spesialis agar Anda mendapatkan informasi yang akurat. Dan semua kembali pada diri kita masing-masing. Berikan sugesti yang positif pada diri Anda, karena dengan sugesti yang positif akan dapat membantu kesehatan Anda tetap baik. Jaga kebersihan lingkungan dan juga pola makannya yang sehat. Sekian uraian tentang penyakit Autoimun semoga bermanfaat. Sampai jumpa di artikel yang lainnya!

 

Baca Selengkapnya …

Source : Viva.co.id

2019-11-23 12:50:30

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: